Friday, June 26, 2020

PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENGEDUKASI MASYARAKAT MENGENAI PENTINGNYA MELAKUKAN PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI MEDIA POSTER

Pemanfaatan Media Sosial untuk Edukasi Masyarakat Mengenai Pentingnya Melakukan Pencegahan Terhadap COVID-19 Melalui Media Poster

Devy Fitriyani

(1705859)

 

ABSTRAK

Pandemik COVID-19 telah memberikan dampak yang sangat besar terhadap kehidupan yang dijalani oleh setiap masyarakat. Berbagai sektor kehidupan seperti ekonomi, teknologi, sosial, politik, hingga ke sektor pendidikan menjadi terganggu dan tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan agar masyarakat menghentikan semua aktivitas yang biasa dilakukan diluar rumah. Hal tersebut tentu sangat berdampak terhadap kehidupan masyarakat mengingat sebagian besar tempat yang digunakan orang-orang untuk memenuhi kebutuhannya berada diluar rumah. Selain itu, para guru dan pelajar pun memiliki kendala dalam urusan belajar-mengajar mengingat tidak semua anak memiliki teknologi untuk mengikuti proses pembelajaran secara daring. Masyarakat tidak terlalu memikirkan betapa pentingnya melakukan pencegahan terhadap COVID-19. Oleh sebab itu, masyarakat dan anak perlu mendapatkan edukasi mengenai pentingnya melakukan pencegahan terhadap virus COVID-19. Pada zaman sekarang, orang tidak bisa lepas dari teknologi dan media sosial. Pengedukasian masyarakat melalui media poster serta menggunakan media sosial diharapkan mampu membuat masyarakat lebih paham mengenai pentingnya melakukan pencegahan terhadap COVID-19.

Kata kunci: pemanfaatan media sosial, untuk edukasi masyarakat, mengenai pentingya pencegahan COVID-19, melalui media poster.

 

 


PENDAHULUAN

            Corona Virus atau sering disebut dengan COVID-19 merupakan virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok pada bulan Desember 2019. Orang yang terinfeksi virus ini menunjukkan gejala demam diatas 38°C, batuk-batuk, sesak nafas, dan mudah merasa lelah. COVID-19 dapat menyebabkan gangguan pernafasan bahkan kematian. Kasus pertama orang yang terinfeksi COVID-19 di Indonesia ditemukan pada tanggal 02 Maret 2020.

Banyak masyarakat yang tidak waspada terhadap virus ini sehingga membuat kasus orang yang terinfeksi COVID-19 menjadi semakin melonjak. Masyarakat perlu mendapatkan edukasi mengenai pentingnya melakukan pencegahan terhadap virus corona. Tidak sedikit masyarakat yang tetap melakukan aktivitas seperti biasanya padahal pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan sementara segala bentuk aktivitas yang biasa dilakukan diluar rumah. Kebijakan ini menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 yang terus meningkat seiring berjalannya waktu. Banyak masyarakat yang tak pernah lepas dari penggunaan media sosial. Dengan menggunakan media sosial interaksi dapat terjadi dan informasi mengenai pentingnya melakukan pencegahan dapat diterima dan dipahami oleh masyarakat.

            Dalam melakukan pengedukasian tentu harus menggunakan media yang menarik salah satunya adalah poster. Poster merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya melakukan pencegahan terhadap COVID-19. Secara umum, poster adalah media publikasi yang terdiri dari adanya tulisan, gambar, ataupun kombinasi antar keduanya dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada orang lain.

METODE PELAKSANAAN

            Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan menggunakan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus ini dilakukan dengan lebih mengedepankan masalah sosial yang sedang dialami masyarakat ditengah pandemik COVID-19. Jenis studi kasus yang dilakukan adalah studi kasus ilustratif yang lebih mendekatkan pada kajian deskriptif terhadap berbagai bentuk kejadian yang ada di masyarakat.  Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara secara daring kepada masyarakat melalui media sosial.

HASIL TEMUAN DAN PEMBAHASAN

            Virus COVID-19 dapat dikatakan sebagai virus yang baru dikenal oleh masyarakat. Banyak masyarakat yang belum memahami betapa pentingnya melakukan pencegahan terhadap COVID-19. Padahal pemerintah sudah memberikan imbauan untuk melakukan physical distancing, selalu menggunakan masker saat sakit, serta melakukan berbagai macam kegiatan yang biasa dilakukan diluar rumah agar dilakukan didalam rumah. Kegiatan tersebut berupa aktivitas kerja, belajar-mengajar, beribadah dan lain-lain. Imbauan pemerintah ini bertujuan untuk memutuskan rantai penyebaran COVID-19 yang penularannya semakin hari semakin meningkat. Kurang pahamnya masyarakat mengenai pentingnya melakukan pencegahan terhadap COVID-19 membuktikan bahwa masyarakat perlu mendapatkan edukasi mengenai virus ini. Saat melakukan wawancara secara daring melalui video call dengan menggunakan aplikasi Whatsapp kepada masyarakat, beberapa dari mereka tidak terlalu mengerti mengapa pemerintah memberlakuakn PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar? Mengapa COVID-19 harus dihindari? Mengapa harus melakukan physical distancing? Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa jadi merupakan pertanyaan yang sama dan ingin ditanyakan juga oleh masyarakat lain. Banyak masyarakat yang tidak mematuhi  kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah yang meminta untuk menghentikan sementara segala bentuk aktivitas yang biasa dilakukan diluar rumah dan tetap dirumah saja. Baik itu saat melakukan pekerjaan, belajar-mengajar, beribadah, dan lain-lain. Namun masih ada juga masyarakat yang tetap melakukan kegiatan diluar rumah tanpa mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Protokol kesehatan tersebut beberapa diantaranya adalah menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan lain sebagainya. Karena banyaknya masyarakat yang tidak taat dengan aturan, rantai penyebaran virus COVID-19 pun semakin hari semakin meningkat. Hal tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan COVID-19.

Masyarakat sekarang sedang berada di era digital dimana segala bentuk kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat tidak bisa lepas dari teknologi digital. Masyarakat kini tak bisa lepas dari yang namanya telepon genggam dan media sosial. Menurut McGraw Hill Dictionary media sosial adalah sarana yang digunakan oleh orang-orang untuk berinteraksi satu sama lain dengan cara menciptakan, berbagi, serta bertukar informasi dan gagasan dalam sebuah jaringan dan komunitas virtual. Media sosial dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media yang menjadi perantara untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya melakukan pencegahan terhadap virus corona. Dengan menggunakan media sosial interaksi dapat terjadi dan informasi mengenai pentingnya melakukan pencegahan dapat diterima dan dipahami oleh masyarakat. Media sosial dapat digunakan untuk mengakses berbagai hal yang ingin diketahui oleh penggunanya salah satunya adalah bidang pendidikan. Pada masa pandemik COVID-19, segala bentuk aktivitas yang biasa dilakukan diluar rumah harus dihentikan sementara dan harus dilakukan didalam rumah. Era digital yang sekarang sedang dihadapi oleh masyarakat dapat dimanfaatkan untuk melakukan pengedukasian mengenai pentingnya melakukan pencegahan terhadap COVID-19. Dalam melakukan pengedukasian, tentu harus menggunakan media yang menarik agar dapat dipahami dengan mudah oleh masyarakat. Salah satu media yang dapat menarik perhatian dari masyarakat adalah media poster. Menurut Hasnun (2006: 253) poster merupakan gambar atau tulisan diatas kertas atau kain yang dipasang ditempat umum serta berisikan pemberitahuan. Husnun menambahkan jika isi dan tujuan poster sangat beragam. Ada poster yang berisi imbauan kepada masyarakat tentang suatu kegiatan ada pula poster yang berisi larangan untuk menghindari perbuatan tertentu. Secara umum, poster adalah media publikasi yang terdiri dari adanya tulisan, gambar, ataupun kombinasi antar keduanya dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada orang lain.

Pengedukasian mengenai COVID-19 dilakukan menggunakan poster yang berjenis poster kegiatan (berisikan suatu aktivitas atau kegiatan) serta poster edukasi (poster yang bertujuan untuk mengedukasi). Tujuannya adalah memberikan informasi secara daring kepada masyarakat mengenai asal muasal ditemukannya virus COVID-19, gejala yang ditunjukkan oleh orang yang terinfeksi COVID-19, bagaimana melakukan pencegahan terhadap COVID-19, pentingnya penggunaan masker, pentingnya tetap dirumah saja, hal-hal yang harus dilakukan oleh masyarakat ketika berada diluar, serta informasi lain mengenai COVID-19. Poster yang digunakan untuk melakukan pengedukasian kepada masyarakat mengenai pentingnya melakukan pencegahan terhadap COVID-19 berisikan informasi-informasi penting COVID-19 yang harus diketahui oleh masyarakat. Poster-poster tersebut dibuat menggunakan aplikasi yang tentu tidak asing yaitu Power Point. Poster yang telah dibuat kemudian diunggah melalui 3 aplikasi media sosial yang sering digunakan oleh masyarakat yaitu Facebook, Instagram, dan Whatsapp.

Dengan dilakukannya edukasi masyarakat mengenai COVID-19 diharapkan mampu meningkatkan pemahaman yang dimiliki masyarakat mengenai pentingnya melakukan pencegahan terhadap COVID-19. Selain itu, masyarakat menjadi lebih tau lagi mengenai virus COVID-19 yang telah menyerang lebih dari 80 negara termasuk di Indonesia. Karena penyebarannya yang terus menerus meningkat, COVID-19 dinyatakan sebagai Pandemik karena telah menyebar dengan cepat hingga keseluruh dunia.

SIMPULAN

            Banyaknya masyarakat yang kurang memahami betapa pentingnya melakukan pencegahan COVID-19 ditengah pandemik membuktikan masyarakat masih perlu menerima edukasi mengenai COVID-19. Karena banyaknya masyarakat yang tak bisa lepas dari telepon genggam dan media sosial serta kondisi yang sedang berada di tengah pandemik menjadi salah satu alasan dilakukannya edukasi mengenai pencegahan COVID-19 secara daring. Edukasi ini menggunakan media poster dengan jenis poster kegiatan (berisikan suatu aktivitas atau kegiatan) serta poster edukasi (poster yang bertujuan untuk mengedukasi). Poster tersebut berisikan informasi mengenai asal muasal ditemukannya virus COVID-19, gejala yang ditunjukkan oleh orang yang terinfeksi COVID-19, bagaimana melakukan pencegahan terhadap COVID-19, pentingnya penggunaan masker, pentingnya tetap dirumah saja, hal-hal yang harus dilakukan oleh masyarakat ketika berada diluar, serta informasi lain mengenai COVID-19. Poster tersebut kemudian diunggah ke 3 aplikasi media sosial yang biasa digunakan oleh masyarakat yatu Instagram, Facebook, dan Whatsapp.

SARAN

Dengan dibuatnya artikel mengenai “Pemanfaatan Media Sosial untuk Edukasi Masyarakat Mengenai Pentingnya Melakukan Pencegahan Terhadap COVID-19 Melalui Media Poster” diharapkan mampu membuat pembaca memahami pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana melakukan edukasi mengenai pencegahan COVID-19. Pembaca juga harus memahami betapa pentingnya melakukan pencegahan terhadap COVID-19 dan perlunya menjaga diri agar terhindar dari penularan COVID-19.

DAFTAR PUSTAKA

Ibeng. 2020. Pengertian Poster: Tujuan, Fungsi, Jenis, Syarat, Ciri. [Diakses Online] melalui https://pendidikan.co.id/pengertian-poster/

Puspitasari, M. 2017. Poster dan Fungsinya. [Diakses Online]  melalui http://repository.ump.ac.id/4384/3/BAB%20II.pdf [pdf]

Radix, Siti. 2019. “STUDI KASUS” METODE PENELITIAN KUALITATIF. [Diakses Online] melalui https://files.osf.io


No comments:

Post a Comment

PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENGEDUKASI MASYARAKAT MENGENAI PENTINGNYA MELAKUKAN PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI MEDIA POSTER

Pemanfaatan Media Sosial untuk Edukasi Masyarakat Mengenai Pentingnya Melakukan Pencegahan Terhadap COVID-19 Melalui Media Poster Devy F...